political aggrandizers often manipulate public sentiment to consolidate their power.
Penjajah kekuasaan politik sering memanipulasi sentimen publik untuk memperkuat kekuasaan mereka.
corporate aggrandizers prioritize shareholder value over employee welfare.
Penjajah kekuasaan korporat memprioritaskan nilai pemegang saham dibandingkan kesejahteraan karyawan.
media aggrandizers sensationalize news to boost ratings and advertising revenue.
Penjajah kekuasaan media menyensasionalisasi berita untuk meningkatkan rating dan pendapatan iklan.
history reveals that many emperors were ruthless aggrandizers seeking territorial expansion.
Sejarah menunjukkan bahwa banyak kaisar adalah penjajah kekuasaan yang sadis yang mencari ekspansi wilayah.
self-aggrandizers rarely acknowledge their collaborators' contributions to success.
Penjajah kekuasaan diri jarang mengakui kontribusi rekan kerja mereka terhadap keberhasilan.
the narcissistic aggrandizers in leadership positions often surround themselves with yes-men.
Penjajah kekuasaan yang penuh narcissisme di posisi kepemimpinan sering dikelilingi oleh orang-orang yang selalu setuju.
social media has empowered a new generation of personal brand aggrandizers.
Media sosial telah memberdayakan generasi baru penjajah kekuasaan merek pribadi.
military aggrandizers throughout history have justified wars as necessary for peace.
Penjajah kekuasaan militer sepanjang sejarah telah membenarkan perang sebagai hal yang diperlukan untuk perdamaian.
religious aggrandizers sometimes distort sacred texts to maintain institutional authority.
Penjajah kekuasaan agama kadang-kadang memperdistorsi teks suci untuk mempertahankan otoritas institusional.
economic aggrandizers advocate for deregulation despite potential environmental consequences.
Penjajah kekuasaan ekonomi mendorong deregulasi meskipun ada konsekuensi lingkungan yang potensial.
cultural aggrandizers appropriate traditions from minority groups without proper attribution.
Penjajah kekuasaan budaya mengambil tradisi dari kelompok minoritas tanpa atribusi yang tepat.
sports aggrandizers focus on winning at any cost, often compromising fair play.
Penjajah kekuasaan olahraga fokus pada menang dengan biaya apa pun, sering kali mengorbankan permainan yang adil.
political aggrandizers often manipulate public sentiment to consolidate their power.
Penjajah kekuasaan politik sering memanipulasi sentimen publik untuk memperkuat kekuasaan mereka.
corporate aggrandizers prioritize shareholder value over employee welfare.
Penjajah kekuasaan korporat memprioritaskan nilai pemegang saham dibandingkan kesejahteraan karyawan.
media aggrandizers sensationalize news to boost ratings and advertising revenue.
Penjajah kekuasaan media menyensasionalisasi berita untuk meningkatkan rating dan pendapatan iklan.
history reveals that many emperors were ruthless aggrandizers seeking territorial expansion.
Sejarah menunjukkan bahwa banyak kaisar adalah penjajah kekuasaan yang sadis yang mencari ekspansi wilayah.
self-aggrandizers rarely acknowledge their collaborators' contributions to success.
Penjajah kekuasaan diri jarang mengakui kontribusi rekan kerja mereka terhadap keberhasilan.
the narcissistic aggrandizers in leadership positions often surround themselves with yes-men.
Penjajah kekuasaan yang penuh narcissisme di posisi kepemimpinan sering dikelilingi oleh orang-orang yang selalu setuju.
social media has empowered a new generation of personal brand aggrandizers.
Media sosial telah memberdayakan generasi baru penjajah kekuasaan merek pribadi.
military aggrandizers throughout history have justified wars as necessary for peace.
Penjajah kekuasaan militer sepanjang sejarah telah membenarkan perang sebagai hal yang diperlukan untuk perdamaian.
religious aggrandizers sometimes distort sacred texts to maintain institutional authority.
Penjajah kekuasaan agama kadang-kadang memperdistorsi teks suci untuk mempertahankan otoritas institusional.
economic aggrandizers advocate for deregulation despite potential environmental consequences.
Penjajah kekuasaan ekonomi mendorong deregulasi meskipun ada konsekuensi lingkungan yang potensial.
cultural aggrandizers appropriate traditions from minority groups without proper attribution.
Penjajah kekuasaan budaya mengambil tradisi dari kelompok minoritas tanpa atribusi yang tepat.
sports aggrandizers focus on winning at any cost, often compromising fair play.
Penjajah kekuasaan olahraga fokus pada menang dengan biaya apa pun, sering kali mengorbankan permainan yang adil.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang