looked gloomily
tampak murung
spoke gloomily
berbicara dengan murung
gloomily whispered
berbisik dengan murung
gloomily muttered
bergumam dengan murung
sat gloomily
duduk dengan murung
He looked at the rainy sky gloomily.
Dia menatap langit yang hujan dengan murung.
She spoke gloomily about the state of the economy.
Dia berbicara dengan murung tentang keadaan ekonomi.
The old house stood gloomily at the end of the street.
Rumah tua itu berdiri dengan murung di ujung jalan.
The news of the layoffs spread gloomily through the office.
Berita tentang PHK menyebar dengan murung di seluruh kantor.
He sighed gloomily as he thought about his failed relationship.
Dia menghela napas dengan murung saat memikirkan tentang hubungannya yang gagal.
The dark clouds loomed gloomily over the city.
Awan gelap menjulang dengan murung di atas kota.
She gazed out of the window gloomily, lost in thought.
Dia menatap keluar jendela dengan murung, tenggelam dalam pikiran.
The abandoned factory stood gloomily as a reminder of the past.
Pabrik yang ditinggalkan itu berdiri dengan murung sebagai pengingat masa lalu.
The news of the accident spread gloomily through the small town.
Berita tentang kecelakaan itu menyebar dengan murung di seluruh kota kecil.
He spoke gloomily about the future of the company.
Dia berbicara dengan murung tentang masa depan perusahaan.
looked gloomily
tampak murung
spoke gloomily
berbicara dengan murung
gloomily whispered
berbisik dengan murung
gloomily muttered
bergumam dengan murung
sat gloomily
duduk dengan murung
He looked at the rainy sky gloomily.
Dia menatap langit yang hujan dengan murung.
She spoke gloomily about the state of the economy.
Dia berbicara dengan murung tentang keadaan ekonomi.
The old house stood gloomily at the end of the street.
Rumah tua itu berdiri dengan murung di ujung jalan.
The news of the layoffs spread gloomily through the office.
Berita tentang PHK menyebar dengan murung di seluruh kantor.
He sighed gloomily as he thought about his failed relationship.
Dia menghela napas dengan murung saat memikirkan tentang hubungannya yang gagal.
The dark clouds loomed gloomily over the city.
Awan gelap menjulang dengan murung di atas kota.
She gazed out of the window gloomily, lost in thought.
Dia menatap keluar jendela dengan murung, tenggelam dalam pikiran.
The abandoned factory stood gloomily as a reminder of the past.
Pabrik yang ditinggalkan itu berdiri dengan murung sebagai pengingat masa lalu.
The news of the accident spread gloomily through the small town.
Berita tentang kecelakaan itu menyebar dengan murung di seluruh kota kecil.
He spoke gloomily about the future of the company.
Dia berbicara dengan murung tentang masa depan perusahaan.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang