impotently angry
marah tanpa daya
impotently watching
terlihat tanpa daya
impotently helpless
tidak berdaya
impotently frustrated
frustasi tanpa daya
impotently resigned
menyerah tanpa daya
impotently sighing
menghela napas tanpa daya
impotently complaining
mengeluh tanpa daya
impotently waiting
menunggu tanpa daya
impotently staring
menatap tanpa daya
impotently observing
mengamati tanpa daya
he watched impotently as the storm destroyed his home.
Dia hanya bisa menyaksikan dengan tidak berdaya saat badai menghancurkan rumahnya.
she felt impotently frustrated with the lack of progress.
Dia merasa frustrasi dengan tidak berdaya karena kurangnya kemajuan.
the team fought impotently against the stronger opponents.
Tim itu bertarung dengan tidak berdaya melawan lawan yang lebih kuat.
he shouted impotently at the television during the game.
Dia berteriak dengan tidak berdaya ke televisi selama pertandingan.
she sat impotently on the sidelines, wishing she could help.
Dia duduk dengan tidak berdaya di pinggir lapangan, berharap bisa membantu.
the doctor felt impotently as he delivered the bad news.
Dokter itu merasa tidak berdaya saat menyampaikan kabar buruk.
they stood impotently as the fire consumed the building.
Mereka berdiri dengan tidak berdaya saat api melahap gedung itu.
he could only watch impotently while she made her decision.
Dia hanya bisa menyaksikan dengan tidak berdaya saat dia membuat keputusannya.
she felt impotently angry at the injustice around her.
Dia merasa marah dengan tidak berdaya atas ketidakadilan di sekitarnya.
they realized they were impotently arguing over trivial matters.
Mereka menyadari bahwa mereka berdebat dengan tidak berdaya tentang masalah sepele.
impotently angry
marah tanpa daya
impotently watching
terlihat tanpa daya
impotently helpless
tidak berdaya
impotently frustrated
frustasi tanpa daya
impotently resigned
menyerah tanpa daya
impotently sighing
menghela napas tanpa daya
impotently complaining
mengeluh tanpa daya
impotently waiting
menunggu tanpa daya
impotently staring
menatap tanpa daya
impotently observing
mengamati tanpa daya
he watched impotently as the storm destroyed his home.
Dia hanya bisa menyaksikan dengan tidak berdaya saat badai menghancurkan rumahnya.
she felt impotently frustrated with the lack of progress.
Dia merasa frustrasi dengan tidak berdaya karena kurangnya kemajuan.
the team fought impotently against the stronger opponents.
Tim itu bertarung dengan tidak berdaya melawan lawan yang lebih kuat.
he shouted impotently at the television during the game.
Dia berteriak dengan tidak berdaya ke televisi selama pertandingan.
she sat impotently on the sidelines, wishing she could help.
Dia duduk dengan tidak berdaya di pinggir lapangan, berharap bisa membantu.
the doctor felt impotently as he delivered the bad news.
Dokter itu merasa tidak berdaya saat menyampaikan kabar buruk.
they stood impotently as the fire consumed the building.
Mereka berdiri dengan tidak berdaya saat api melahap gedung itu.
he could only watch impotently while she made her decision.
Dia hanya bisa menyaksikan dengan tidak berdaya saat dia membuat keputusannya.
she felt impotently angry at the injustice around her.
Dia merasa marah dengan tidak berdaya atas ketidakadilan di sekitarnya.
they realized they were impotently arguing over trivial matters.
Mereka menyadari bahwa mereka berdebat dengan tidak berdaya tentang masalah sepele.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang