be peeved at sb.
marah karena sesuatu.
he was peeved at being left out of the cabinet.
dia kesal karena tidak diajak ke kabinet.
She was very peeved about being left out.
Dia sangat kesal karena tidak diajak.
The flippancy of your answer peeved me. To
Kebodohan jawaban Anda membuat saya kesal. Untuk
His terrible directness made me feel peeved, and begrudgingly I conceded that he was right.
Ketegasan yang mengerikan itu membuat saya merasa kesal, dan dengan enggan saya mengakui bahwa dia benar.
I was peeved by his constant interruptions during the meeting.
Saya kesal dengan interupsi konstan dia selama rapat.
She was peeved when her flight got delayed.
Dia kesal ketika penerbangannya ditunda.
He was peeved at the poor customer service he received.
Dia kesal dengan pelayanan pelanggan yang buruk yang dia terima.
The students were peeved about the last-minute change in the exam schedule.
Para siswa kesal dengan perubahan jadwal ujian yang mendadak.
She was peeved that her colleague took credit for her work.
Dia kesal karena rekan kerjanya mengambil alih kredit atas pekerjaannya.
He was peeved by the loud music coming from his neighbor's house.
Dia kesal dengan musik keras yang berasal dari rumah tetangganya.
The customers were peeved by the long wait time at the restaurant.
Para pelanggan kesal dengan waktu tunggu yang lama di restoran.
I was peeved when my package was delivered to the wrong address.
Saya kesal ketika paket saya dikirim ke alamat yang salah.
She was peeved that her boss didn't acknowledge her hard work.
Dia kesal karena atasannya tidak mengakui kerja kerasnya.
He was peeved by the lack of communication within the team.
Dia kesal dengan kurangnya komunikasi di dalam tim.
be peeved at sb.
marah karena sesuatu.
he was peeved at being left out of the cabinet.
dia kesal karena tidak diajak ke kabinet.
She was very peeved about being left out.
Dia sangat kesal karena tidak diajak.
The flippancy of your answer peeved me. To
Kebodohan jawaban Anda membuat saya kesal. Untuk
His terrible directness made me feel peeved, and begrudgingly I conceded that he was right.
Ketegasan yang mengerikan itu membuat saya merasa kesal, dan dengan enggan saya mengakui bahwa dia benar.
I was peeved by his constant interruptions during the meeting.
Saya kesal dengan interupsi konstan dia selama rapat.
She was peeved when her flight got delayed.
Dia kesal ketika penerbangannya ditunda.
He was peeved at the poor customer service he received.
Dia kesal dengan pelayanan pelanggan yang buruk yang dia terima.
The students were peeved about the last-minute change in the exam schedule.
Para siswa kesal dengan perubahan jadwal ujian yang mendadak.
She was peeved that her colleague took credit for her work.
Dia kesal karena rekan kerjanya mengambil alih kredit atas pekerjaannya.
He was peeved by the loud music coming from his neighbor's house.
Dia kesal dengan musik keras yang berasal dari rumah tetangganya.
The customers were peeved by the long wait time at the restaurant.
Para pelanggan kesal dengan waktu tunggu yang lama di restoran.
I was peeved when my package was delivered to the wrong address.
Saya kesal ketika paket saya dikirim ke alamat yang salah.
She was peeved that her boss didn't acknowledge her hard work.
Dia kesal karena atasannya tidak mengakui kerja kerasnya.
He was peeved by the lack of communication within the team.
Dia kesal dengan kurangnya komunikasi di dalam tim.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang