razzes friends
mengolok-olok teman
razzes teammates
mengolok-olok rekan satu tim
razzes opponents
mengolok-olok lawan
razzes audience
mengolok-olok penonton
razzes family
mengolok-olok keluarga
razzes players
mengolok-olok pemain
razzes coworkers
mengolok-olok rekan kerja
razzes rivals
mengolok-olok rival
razzes peers
mengolok-olok teman sebaya
razzes critics
mengolok-olok kritikus
he razzes his friends about their favorite sports teams.
Dia sering mengejek teman-temannya tentang tim olahraga favorit mereka.
she always razzes her brother for being so clumsy.
Dia selalu mengejek saudaranya karena sangat ceroboh.
they razzed him for his terrible singing voice.
Mereka mengejeknya karena suara nyanyinya yang buruk.
my friends often razz me about my obsession with video games.
Teman-teman saya sering mengejek saya tentang obsesi saya dengan video game.
at the party, everyone razzed her for her dance moves.
Di pesta itu, semua orang mengejeknya karena gerakan menarinya.
he loves to razz his coworkers during lunch breaks.
Dia suka mengejek rekan kerjanya selama istirahat makan siang.
she playfully razzes her friends about their fashion choices.
Dia dengan main-main mengejek teman-temannya tentang pilihan fesyen mereka.
they razzed the new guy for not knowing the office rules.
Mereka mengejek orang baru karena tidak tahu aturan kantor.
he razzes me for being a bookworm.
Dia mengejek saya karena menjadi kutu buku.
she razzes her partner about his cooking skills.
Dia mengejek pasangannya tentang keterampilan memasaknya.
razzes friends
mengolok-olok teman
razzes teammates
mengolok-olok rekan satu tim
razzes opponents
mengolok-olok lawan
razzes audience
mengolok-olok penonton
razzes family
mengolok-olok keluarga
razzes players
mengolok-olok pemain
razzes coworkers
mengolok-olok rekan kerja
razzes rivals
mengolok-olok rival
razzes peers
mengolok-olok teman sebaya
razzes critics
mengolok-olok kritikus
he razzes his friends about their favorite sports teams.
Dia sering mengejek teman-temannya tentang tim olahraga favorit mereka.
she always razzes her brother for being so clumsy.
Dia selalu mengejek saudaranya karena sangat ceroboh.
they razzed him for his terrible singing voice.
Mereka mengejeknya karena suara nyanyinya yang buruk.
my friends often razz me about my obsession with video games.
Teman-teman saya sering mengejek saya tentang obsesi saya dengan video game.
at the party, everyone razzed her for her dance moves.
Di pesta itu, semua orang mengejeknya karena gerakan menarinya.
he loves to razz his coworkers during lunch breaks.
Dia suka mengejek rekan kerjanya selama istirahat makan siang.
she playfully razzes her friends about their fashion choices.
Dia dengan main-main mengejek teman-temannya tentang pilihan fesyen mereka.
they razzed the new guy for not knowing the office rules.
Mereka mengejek orang baru karena tidak tahu aturan kantor.
he razzes me for being a bookworm.
Dia mengejek saya karena menjadi kutu buku.
she razzes her partner about his cooking skills.
Dia mengejek pasangannya tentang keterampilan memasaknya.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang