She smiled shyly at him.
Dia tersenyum malu-malu padanya.
he shyly stuttered out an invitation to the cinema.
[Dengan malu-malu, dia tergagap menawarkan undangan ke bioskop.]
She glanced shyly at him out of the corners of her eyes.
Dia melirik malu-malu padanya dari sudut matanya.
She smiled shyly,because she knew she would have the last laugh on them.
Dia tersenyum malu-malu, karena dia tahu dia akan mendapatkan tawa terakhir dari mereka.
On this morning she was softly and shyly radiant.Her eyes were dreamily bright, her cheeks genuine 15)peachblow, her expression a happy one, 16)tinged with reminiscence.
Pagi itu, dia tampak berseri-seri dengan lembut dan malu-malu. Matanya tampak cerah seperti mimpi, pipinya merah muda alami, ekspresinya bahagia, diwarnai dengan kenangan.
She smiled shyly at her crush.
Dia tersenyum malu-malu pada orang yang dia sukai.
He spoke shyly in front of the class.
Dia berbicara dengan malu-malu di depan kelas.
He shyly asked her out on a date.
Dia dengan malu-malu mengajaknya berkencan.
She shyly admitted her mistake.
Dia dengan malu-malu mengakui kesalahannya.
She laughed shyly when he told a joke.
Dia tertawa malu-malu ketika dia mengatakan sebuah lelucon.
He greeted the guests shyly at the party.
Dia menyambut para tamu dengan malu-malu di pesta tersebut.
She blushed shyly when he complimented her outfit.
Dia merona malu-malu ketika dia memujinya tentang penampilannya.
She smiled shyly at him.
Dia tersenyum malu-malu padanya.
he shyly stuttered out an invitation to the cinema.
[Dengan malu-malu, dia tergagap menawarkan undangan ke bioskop.]
She glanced shyly at him out of the corners of her eyes.
Dia melirik malu-malu padanya dari sudut matanya.
She smiled shyly,because she knew she would have the last laugh on them.
Dia tersenyum malu-malu, karena dia tahu dia akan mendapatkan tawa terakhir dari mereka.
On this morning she was softly and shyly radiant.Her eyes were dreamily bright, her cheeks genuine 15)peachblow, her expression a happy one, 16)tinged with reminiscence.
Pagi itu, dia tampak berseri-seri dengan lembut dan malu-malu. Matanya tampak cerah seperti mimpi, pipinya merah muda alami, ekspresinya bahagia, diwarnai dengan kenangan.
She smiled shyly at her crush.
Dia tersenyum malu-malu pada orang yang dia sukai.
He spoke shyly in front of the class.
Dia berbicara dengan malu-malu di depan kelas.
He shyly asked her out on a date.
Dia dengan malu-malu mengajaknya berkencan.
She shyly admitted her mistake.
Dia dengan malu-malu mengakui kesalahannya.
She laughed shyly when he told a joke.
Dia tertawa malu-malu ketika dia mengatakan sebuah lelucon.
He greeted the guests shyly at the party.
Dia menyambut para tamu dengan malu-malu di pesta tersebut.
She blushed shyly when he complimented her outfit.
Dia merona malu-malu ketika dia memujinya tentang penampilannya.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang