the stomata on the underside of leaves open to absorb carbon dioxide for photosynthesis.
Stomata di bagian bawah daun terbuka untuk menyerap karbon dioksida dalam fotosintesis.
plants close their stomata during drought to conserve water through reduced transpiration.
Tumbuhan menutup stomatanya selama kekeringan untuk menghemat air melalui pengurangan transpirasi.
stomatal density varies significantly among different plant species adapted to various climates.
Kepadatan stomata bervariasi secara signifikan di antara spesies tumbuhan yang berbeda yang beradaptasi dengan berbagai iklim.
the stomatal aperture regulates the rate of gas exchange and water loss in leaves.
Luas bukaan stomata mengatur laju pertukaran gas dan kehilangan air pada daun.
guard cells control the opening and closing of stomata by changing their turgor pressure.
Sel penjaga mengontrol pembukaan dan penutupan stomata dengan mengubah tekanan turgidnya.
high temperatures cause stomata to close, limiting photosynthetic rates in many crops.
Suhu tinggi menyebabkan stomata tertutup, membatasi laju fotosintesis pada banyak tanaman pangan.
scientists measure stomatal conductance to assess plant water-use efficiency and stress responses.
Ilmuwan mengukur konduktivitas stomata untuk mengevaluasi efisiensi penggunaan air tanaman dan respons terhadap stres.
the number of stomata per square millimeter differs between sun and shade leaves.
Jumlah stomata per milimeter persegi berbeda antara daun yang terkena sinar matahari dan daun yang berada di tempat gelap.
atmospheric co2 concentration influences stomatal development and functioning in growing plants.
Konsentrasi CO2 atmosfer mempengaruhi perkembangan dan fungsi stomata pada tanaman yang sedang tumbuh.
stomatal closure is triggered by the hormone abscisic acid during water stress conditions.
Tutupan stomata dipicu oleh hormon asam absisat selama kondisi stres air.
modern microscopy techniques allow researchers to observe stomatal dynamics at the cellular level.
Teknik mikroskop modern memungkinkan peneliti mengamati dinamika stomata pada tingkat seluler.
stomatal patterning during leaf development is genetically regulated by specific transcription factors.
Pola pembentukan stomata selama perkembangan daun diatur secara genetik oleh faktor transkripsi tertentu.
the stomata on the underside of leaves open to absorb carbon dioxide for photosynthesis.
Stomata di bagian bawah daun terbuka untuk menyerap karbon dioksida dalam fotosintesis.
plants close their stomata during drought to conserve water through reduced transpiration.
Tumbuhan menutup stomatanya selama kekeringan untuk menghemat air melalui pengurangan transpirasi.
stomatal density varies significantly among different plant species adapted to various climates.
Kepadatan stomata bervariasi secara signifikan di antara spesies tumbuhan yang berbeda yang beradaptasi dengan berbagai iklim.
the stomatal aperture regulates the rate of gas exchange and water loss in leaves.
Luas bukaan stomata mengatur laju pertukaran gas dan kehilangan air pada daun.
guard cells control the opening and closing of stomata by changing their turgor pressure.
Sel penjaga mengontrol pembukaan dan penutupan stomata dengan mengubah tekanan turgidnya.
high temperatures cause stomata to close, limiting photosynthetic rates in many crops.
Suhu tinggi menyebabkan stomata tertutup, membatasi laju fotosintesis pada banyak tanaman pangan.
scientists measure stomatal conductance to assess plant water-use efficiency and stress responses.
Ilmuwan mengukur konduktivitas stomata untuk mengevaluasi efisiensi penggunaan air tanaman dan respons terhadap stres.
the number of stomata per square millimeter differs between sun and shade leaves.
Jumlah stomata per milimeter persegi berbeda antara daun yang terkena sinar matahari dan daun yang berada di tempat gelap.
atmospheric co2 concentration influences stomatal development and functioning in growing plants.
Konsentrasi CO2 atmosfer mempengaruhi perkembangan dan fungsi stomata pada tanaman yang sedang tumbuh.
stomatal closure is triggered by the hormone abscisic acid during water stress conditions.
Tutupan stomata dipicu oleh hormon asam absisat selama kondisi stres air.
modern microscopy techniques allow researchers to observe stomatal dynamics at the cellular level.
Teknik mikroskop modern memungkinkan peneliti mengamati dinamika stomata pada tingkat seluler.
stomatal patterning during leaf development is genetically regulated by specific transcription factors.
Pola pembentukan stomata selama perkembangan daun diatur secara genetik oleh faktor transkripsi tertentu.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang