sense of unlovability
rasa tidak dicintai
deep unlovability
ketidakmampuan untuk dicintai yang mendalam
perceived unlovability
persepsi tentang ketidakmampuan untuk dicintai
childhood unlovability
ketidakmampuan untuk dicintai di masa kecil
profound unlovability
ketidakmampuan untuk dicintai yang mendalam
addressing unlovability
mengatasi ketidakmampuan untuk dicintai
overcoming unlovability
mengalahkan ketidakmampuan untuk dicintai
the therapist helped her explore the deep sense of unlovability she carried from childhood.
Terapis membantunya menjelajahi rasa tidak dicintai yang mendalam yang ia bawa dari masa kecil.
his unlovability complex prevented him from accepting genuine affection from others.
Kompleks tidak dicintainya mencegahnya menerima kasih sayang yang tulus dari orang lain.
she struggled with profound unlovability throughout her adult relationships.
Dia berjuang dengan rasa tidak dicintai yang mendalam sepanjang hubungan dewasa.
the pattern of unlovability in his family history affected multiple generations.
Pola rasa tidak dicintai dalam sejarah keluarganya memengaruhi beberapa generasi.
understanding the origins of her unlovability was the first step toward healing.
Memahami asal-usul rasa tidak dicintainya adalah langkah pertama menuju penyembuhan.
he felt a crushing unlovability that colored every interaction with potential partners.
Dia merasakan rasa tidak dicintai yang menghancurkan yang mewarnai setiap interaksi dengan calon pasangan.
the unlovability she experienced as a child had become a self-fulfilling prophecy.
Rasa tidak dicintai yang ia alami sebagai anak-anak telah menjadi ramalan yang terwujud sendiri.
therapeutic work focused on dismantling her ingrained sense of unlovability.
Pekerjaan terapeutik berfokus pada membongkar rasa tidak dicintainya yang mengakar.
the belief in his own unlovability created a barrier to intimacy in relationships.
Keyakinan pada rasa tidak dicintainya sendiri menciptakan penghalang untuk keintiman dalam hubungan.
she confronted years of unlovability through intensive psychotherapy and self-reflection.
Dia menghadapi bertahun-tahun rasa tidak dicintai melalui psikoterapi intensif dan refleksi diri.
the fear of unlovability drove her perfectionist behaviors and people-pleasing tendencies.
Ketakutan akan rasa tidak dicintai mendorong perilaku perfeksionis dan kecenderungannya untuk menyenangkan orang lain.
he gradually healed from the unlovability he inherited from his emotionally distant parents.
Dia secara bertahap sembuh dari rasa tidak dicintai yang ia warisi dari orang tuanya yang secara emosional jauh.
sense of unlovability
rasa tidak dicintai
deep unlovability
ketidakmampuan untuk dicintai yang mendalam
perceived unlovability
persepsi tentang ketidakmampuan untuk dicintai
childhood unlovability
ketidakmampuan untuk dicintai di masa kecil
profound unlovability
ketidakmampuan untuk dicintai yang mendalam
addressing unlovability
mengatasi ketidakmampuan untuk dicintai
overcoming unlovability
mengalahkan ketidakmampuan untuk dicintai
the therapist helped her explore the deep sense of unlovability she carried from childhood.
Terapis membantunya menjelajahi rasa tidak dicintai yang mendalam yang ia bawa dari masa kecil.
his unlovability complex prevented him from accepting genuine affection from others.
Kompleks tidak dicintainya mencegahnya menerima kasih sayang yang tulus dari orang lain.
she struggled with profound unlovability throughout her adult relationships.
Dia berjuang dengan rasa tidak dicintai yang mendalam sepanjang hubungan dewasa.
the pattern of unlovability in his family history affected multiple generations.
Pola rasa tidak dicintai dalam sejarah keluarganya memengaruhi beberapa generasi.
understanding the origins of her unlovability was the first step toward healing.
Memahami asal-usul rasa tidak dicintainya adalah langkah pertama menuju penyembuhan.
he felt a crushing unlovability that colored every interaction with potential partners.
Dia merasakan rasa tidak dicintai yang menghancurkan yang mewarnai setiap interaksi dengan calon pasangan.
the unlovability she experienced as a child had become a self-fulfilling prophecy.
Rasa tidak dicintai yang ia alami sebagai anak-anak telah menjadi ramalan yang terwujud sendiri.
therapeutic work focused on dismantling her ingrained sense of unlovability.
Pekerjaan terapeutik berfokus pada membongkar rasa tidak dicintainya yang mengakar.
the belief in his own unlovability created a barrier to intimacy in relationships.
Keyakinan pada rasa tidak dicintainya sendiri menciptakan penghalang untuk keintiman dalam hubungan.
she confronted years of unlovability through intensive psychotherapy and self-reflection.
Dia menghadapi bertahun-tahun rasa tidak dicintai melalui psikoterapi intensif dan refleksi diri.
the fear of unlovability drove her perfectionist behaviors and people-pleasing tendencies.
Ketakutan akan rasa tidak dicintai mendorong perilaku perfeksionis dan kecenderungannya untuk menyenangkan orang lain.
he gradually healed from the unlovability he inherited from his emotionally distant parents.
Dia secara bertahap sembuh dari rasa tidak dicintai yang ia warisi dari orang tuanya yang secara emosional jauh.
Jelajahi kosakata yang sering dicari
Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!
Unduh DictoGo Sekarang