woe-begone

[AS]/[wʊː bɪˈɡɒn]/
[UK]/[wuː bɪˈɡɒn]/
Frekuensi: Sangat Tinggi

Terjemahan

adj. mengekspresikan atau menyebabkan kesedihan atau kesusahan yang dalam; miskin; ditandai atau menunjukkan penderitaan atau kesialan.
adv. dalam keadaan kesedihan atau kesusahan yang dalam.

Frasa & Kolokasi

woe-begone look

Indonesian_translation

woe-begone days

Indonesian_translation

woe-begone state

Indonesian_translation

woe-begone figure

Indonesian_translation

woe-begone child

Indonesian_translation

woe-begone expression

Indonesian_translation

woe-begone face

Indonesian_translation

woe-begone manner

Indonesian_translation

woe-begone air

Indonesian_translation

woe-begone plight

Indonesian_translation

Contoh Kalimat

the team felt a sense of woe-begone after losing the championship game.

Tim merasa sedih setelah kalah dalam pertandingan final.

a wave of woe-begone washed over her as she read the disappointing letter.

Sebuah gelombang kesedihan melanda dirinya saat membaca surat yang mengecewakan itu.

he tried to hide his woe-begone expression, but it was evident to everyone.

Ia mencoba menyembunyikan ekspresi sedihnya, tetapi semua orang bisa melihatnya.

the woe-begone atmosphere in the office was palpable after the layoffs.

Suasana sedih di kantor terasa jelas setelah pemutusan hubungan kerja.

despite the challenges, they refused to succumb to a woe-begone attitude.

Walaupun menghadapi tantangan, mereka menolak untuk terjebak dalam sikap sedih.

the news of the cancellation filled her with a deep sense of woe-begone.

Berita pembatalan itu memenuhi dirinya dengan rasa sedih yang mendalam.

he struggled to shake off the woe-begone feeling after the argument.

Ia berusaha mengusir perasaan sedih setelah argumen tersebut.

the project's failure left the team in a state of woe-begone and despair.

Kegagalan proyek meninggalkan tim dalam keadaan sedih dan putus asa.

she watched the sunset, a quiet woe-begone settling over her soul.

Ia menikmati matahari terbenam, sebuah kesedihan tenang menghiasi jiwanya.

the constant setbacks contributed to a pervasive woe-begone throughout the company.

Kegagalan yang terus-menerus berkontribusi pada rasa sedih yang melanda seluruh perusahaan.

he sought solace in music to alleviate his woe-begone after the loss.

Ia mencari konsolasi dalam musik untuk mengurangi rasa sedih setelah kehilangan itu.

Kata Populer

Jelajahi kosakata yang sering dicari

Unduh Aplikasi untuk Membuka Semua Konten

Ingin belajar kosakata dengan lebih efisien? Unduh aplikasi DictoGo dan nikmati fitur penghafalan dan peninjauan kosakata yang lebih banyak!

Unduh DictoGo Sekarang